A Wonderful School

Akhir Juli 2013, sehabis pulang dari kuliah S-2 saya ditawari untuk mengajar di salah satu sekolah yang ada di Sidoarjo. Sehari sebelum datang untuk menemui kepala sekolah, saya mencari sekolah itu. Ketika saya ketik ke google map saya dapati letak sekolah tersebut. Kelihatannya sih mudah mencarinya, akan tetapi ketika saya  sudah sampai di daerah tersebut saya merasa kebingungan. saya mengikuti petunjuk arah yang ada di jalan sekitar itu. Hampir tiga kali saya berputar-putar di daerah itu. Setelah saya beranikan untuk bertanya kepada warga akhirnya sekolah itu ketemu. Oh ternyata…. sudah tiga kali saya lewati sekolah itu dan tidak mengira bahwa itu sekolahan… maklum pada saat itu plakat nama sekolah belum terpasang. saya kira ini bengkel mobil karena disamping tersebut ada bengkel mobil yang cukup banyak mobil terparkir.

3 hari setelah masuk. Saya diminta oleh kepala sekolah untuk mengisi acara ramadhan. Sewaktu itu, saya mengisi materi di masjid Imam Syafi’i. Saya bercerita tentang kisah perlombaan Kodok. Menurut saya, ini adalah cerita motivasi. Akan tetapi, ketika saya berbicara, kebanyakan dari mereka tertidur dengan pulas. Mungkin mereka terlalu termotivasi dengan kisah tersebut.😀

Sekolah ini unik, setiap siswa diwajibkan untuk bisa dan hafal beberapa juz Al Qur’an. Standar minimal lulus di sekolah ini adalah 5 juz. Hampir setiap hari terlihat dan terdengar anak-anak yang selalu menghafalkan Al Qur’an. Tidak jarang siswa mencuri-curi waktu di sela-sela pelajaran untuk menghafalkan karena target setoran harian harus segera diselesaikan. Ini memberikan tantangan tersendiri bagi para guru terutama guru mata pelajaran umum.

Meskipun target-target hafalan yang besar siswa-siswa masih saja sempat untuk bermain-main setelah jem sekolah usai. Futsal dan Voli merupakan olehraga yang paling sering dilakukan siswa. Melihat anak yang begitu ceria di sore hari padahal banyak tuntutan/target yang harus dipenuhi menjadikan kesan tersendiri bagi sekolah ini.