Agaknya baru beberapa hari kemarin kemdikbud yang di wakili oleh menterinya mengatakan bahwa pelaksanaan UN SMP akan lebih baik dari SMA. Akan tetapi kenyataannya berkata lain. Bahkan yang lebih memprihatinkan adalah penggunaan soal yang digunakan.

Beberapa berita mengatakan bahwa soal yang digunakan terutama matematika beberapa menggunakan soal Model PISA. Sehingga banyak siswa yang mengeluh akan soal tersebut. soal tersebut unpredictable. Beberapa siswa saya yang tergolong pandai juga mengalami kesulitan yang sama. Saya tidak akan membahas tentang konten soal tersebut. akan tetapi saya mencoba untuk melihat mengapa kemdikbud  membuat soal UN SMP seperti soal PISA. berikut beberapa uraiannya:

1. PISA merupakan program penilaian internasional yang menilai pendidikan suatu bangsa. Indonesia mengikuti PISA sejak 2006. dan setiap 3 tahun PISA mengadakan penilaian untuk siswa-siswa di Indonesia dan negara-negara lain yang tergabung. Dari beberapa penilaian itu nilai Indonesia selalu mendapatkan nilai yang rendah. Salah satu penyebabknya adalah belum merata/masif guru mengenalkan soal-soal model PISA.

2. Hasil PISA itulah yang mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kurikulum 2013. Olehkarenya dengan model soal yang seperti PISA mungkin  mengakibatkan guru-guru dalam mengajar akan menggunakan soal yang serupa. sehingga apabila PISA mengadakan penilaian,infomasi akan soal, bentuk dan model akan lebih mudah dipahami karena pernah diketahui oleh siswa.

3. Alasan lain yakni penghematan biaya. Daripada menyebarkan informasi tentang PISA dengan mengundang guru, pakar dll akan lebih mudah dan hemat jika menggunakan UN. karana UN pasti setiap sekolah akan malaksanakannya.

Secara garis besar seperti itu kemungkinan kenapa UN Matematika disisipi soal PISA. Apapun yang terjadi kita berpikiran positif saja dan UN ini memberikan manfaat bagi pendidikan di indonesia setidak-tidaknya akan meningkatkan hasil PISA kedepan. Indonesia tidak mendapatkan 2 peringkat terbawah seperti pada hasil PISA 2013.