Dampak Sertifikasi bagi Guru

Kebutuhan akan kesejahteraan guru merupakan amanat undang-undang secara tidak langsung. Hal itu dikarenakan jika menginginkan negara itu maju maka pendidikan menjadi tulang punggungnya. Hal itu seperti yang dilakukan Jepang setelah kekalahan pada perang dunia ke 2. Oleh karena itu pemerintah dengan serius memberikan keistimewaan anggaran pendidikan hingga 20%. Anggaran tersebut salam satunya adalah untuk tunjanagn sertifikasi guru.

Asumsi bahwa jika guru sejahtera maka profesionalitas guru akan meningkat hanya dijiwai oleh 20-30% guru kata Prof. Dr. Ali Maksum, sekretaris pelaksana Kopertis VII ketika memberikan pengarahan kepada mahasiswa baru STKIP Al Hikmah Surabaya. Jadi masih ada 70-80% guru yang meskipun mendapatkan tunjangan sertifikasi tetapi masih menjalankan aktivitas yang sama seperti sebelumnya.

Sehingga pada trend sekarang ini program sertifikasi guru dan dosen cuma menghasilkan 2 hal yang mencolok yaitu bertambahnya peminat mahasiswa yang mengambil jurusan kependidikan dan yang otomatis yaitu insentif uang yang bertambah bagi guru tersertifikasi.