Zakat menurut bahasa berarti tumbuh, berkembang, kesuburan atau bertambah (HR. At Tirmidzi). Dalam pengertian yang sering kita tahu zakat berarti membersihkan atau mensucikan sesuai dengan apa yang disampaikan Allah dalam firmannya di surat At Taubah : 10. Zakat menjadi bagian penting yang melekat dari umat islam dikarenakan zakat merupakan rukun islam yang ke tiga.  

Seperti kita tahu bahwa zakat dibedakan menjadi beberapa macam. Saya hanya membahas zakat yang diambil dari penghasilan seseorang. Besar zakat yang dibebankan kepada seseorang adalah 2,5% dengan syarat-syarat harta zakat yakni:
1. Harta milik yang sah atau dikuasai secara penuh.
2. Harta yang memiliki potensi untuk berkembang.
3. Telah mencapai nisab atau ukuran tertentu
4. Telah melebihi kebutuhan pokok, yaitu kebutuhan minimal yang diperlukan seseorang untuk hidup atau menghidupi keluarga
5. Telah mencapai 1 tahun untuk harta tertentu.
Nah.. Jika harta kita sudah memenuhi syarat-syarat tersebut maka kita terkena wajib zakat. Trus apa yang dimaksud dengan perbandingan senilai zakat.

Kita awali dengan bagaimana menghitung zakat.
Misalkan harta yang wajib dizakati adalah 4.000.000. maka perhitungannya jumlah zakat yang harus dibayarkan adalah?
2,5 % x 4.000.000= 100.000. sehingga harta yang dikeluarkan untuk membayar zakat adalah 100.000.
Contoh yang lain jika harta yang wajib dizakati adalah 5.000.000 maka zakat yang dikeluarkan adalah 125.000. Sehingga ini seperti perbandingan senilai. Jika harta wajib zakat besar maka besar pula zakat yang dikeluarkan begitu pula sebaliknya. Konsep zakat ini merupakan hal wajib untuk diketahui oleh umat islam.
Jika kita melihat konsep perbandingan senilai maka akan bisa diketahui pula berapa harta yang dimiliki oleh seseorang ketika mengeluarkan wajib zakatnya. Misalkan ada seseorang yang mengeluarkan 200.000 untuk membayar zakatnya maka dengan perhitungan prosentase zakat dapat diketahui bahwa harya yang dizakati sebesar 8.000.000, dst. Hal ini juga memiliki makna “keluarkan zakatmu sebesar-besarnya maka dengan perbandingan senilai Allah akan memberikan harta yang banyak pula”. Misalkan kita mengeluarkan zakat  1.000.000 maka dengan keyakinan yang tinggi Allah akan membalas harta wajib zakat kita sebesar 40.000.000.
Begitulah perbandingan senilai. Bisa dilihat dari 2 arah.